Pencemaran Tanah

Written by Avicenna Education. Posted in artikel

kali ini les privat sidoarjo akan membagikan artikel yang membahas tentang pencemaran Tanah

Lesprivatsidoarjo

Lesprivatsidoarjo

Pencemaran tanah merupakan kondisi dimana bahan kimia buatan manusia masuk ke lingkungan tanah alami.Pencemaran tersebut disebabkan kebocoran limbah cair, pembuangan cairan dari pabrik pengolahan sampah, batik, cat, fasilitas komersial seperti penggunaan pestisida, kecelakaan kendaraan mengangkut minyak zat kimia atau limbah air, seperti limbah rumah sakit, limbah lain yang mengandung bahan kimia yang langsung dibuang ke tanah yang tidak memenuhi syarat (illegal dumping).

Ketika suatu zat yang berbahaya dan beracun telah mencemari kepermukaan tanah kemudian menguap, terspu air hujan dan masuk ke tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah akan terendap beberapa hari atau berbulan-bulan sebagai zat kimia yang beracun dalam tanah. Zat beracun di dalam tanah bisa berdampak langsung kepada manusia ketika ia bersentuhan langsung atau dapat mencermari air tanah dan udara di atasnya.

1. Pencemaran Tanah dapat disebabkan  limbah domestik, limbah industri, dan limbah pertanian.

a.Limbah domestik

Limbah domestik dapat berasal dari daerah: pemukiman penduduk,perdagang-an,pasar,tempat usaha hotel dan lain-lain seperti kelembagaan misalnya kantor-kantor pemerintahan, swasta, dan wisata, dapat berupa limbah padat dan cair.

  • Limbah padat berupa sampah anorganik. Jenis sampah ini tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme (non-biodegradable), misalnya kantong plastik, bekas kaleng minuman, bekas botol plastik air mineral.
  • Limbah cair berupa : tinja, deterjen, oli, cat, jika meresap kedalam tanah akan merusak kandungan air tanah bahkan dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah.

b.Limbah industri

Limbah domestik dapat berasal dari daerah: pemukiman penduduk; perdagang-an,pasar,tempat usaha hotel dan lain-lain.kelembagaan misalnya kantor-kantor pemerintahan,swasta,dan wisata, dapat berupa limbah padat dan cair.

  • Limbah industri berupa limbah padat yang merupakan hasil buangan industri berupa padatan, lumpur, bubur yang berasal dari proses pengolahan. Misalnya sisa pengolahan pabrik gula, pulpen, kertas, rayon, plywood, pengawetan buah, ikan daging dll.
  • Limbah cair yang merupakan hasil pengolahan dalam suatu proses produksi, misalnya sisa-sisa pengolahan industri pelapisan logam dan industri kimia lainnya. Tembaga, timbal, perak, khrom, arsen dan boron adalah zat-zat yang dihasilkan dari proses industri pelapisan logam.

c.Limbah pertanian

Limbah pertanian berupa sisa-sisa pupuk sintetik untuk menyuburkan tanah/tanaman, misalnya pupuk urea,Pestisida pemberantas hama tanaman, misalnya DDT.

2.Dampak Pencemaran Tanah

Timbulan sampah yang berasal dari limbah domestik dapat mengganggu/ mencemari karena lindi (air sampah), bau dan estika. Timbulan sampah juga menutupi permukaan tanah sehingga tanah tidak bisa dimanfaatkan.

Selain itu, timbunan sampah dapat menghasilkan gas nitrogen dan asam sulfida, adanya zat mercury, chrom dan arsen pada timbunan sampah dapat menimbulkan gangguan terhadap bio tanah, tumbuhan, merusak struktur permukaan dan tekstur tanah. Limbah lain seperti oksida logam, baik yang terlarut maupun tidak pada permukaan tanah menjadi racun.

Sampah anorganik tidak ter-biodegradasi, yang menyebabkan lapisan tanah tidak dapat ditembus oleh akar tanaman dan tidak tembus air sehingga peresapan air dan mineral yang dapat menyuburkan tanah hilang dan jumlah mikroorganisme di dalam tanahpun akan berkurang akibatnya tanaman sulit tumbuh bahkan mati karena tidak memperoleh makanan untuk berkembang.

Limbah cair rumah tangga berupa; tinja, deterjen, oli bekas, cat, jika meresap kedalam tanah akan merusak kandungan air tanah bahkan zat-zat kimia yang terkandung di dalamnya dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah.

Limbah padat hasil buangan industri berupa padatan, lumpur, bubur yang berasal dari proses pengolahan. Penimbunan limbah padat mengakibatkan pembusukan yang menimbulkan bau di sekitarnya karena adanya reaksi kimia yang menghasilkan gas tertentu.

Dengan tertimbunnya limbah ini dalam jangka waktu lama, permukaan tanah menjadi rusak dan air yang meresap ke dalam tanah terkontaminasi dengan bakteri tertentu yang mengakibatkan turunnya kualitas air tanah pada musim kemarau. Selain itu timbunan akan mengering dan mengundang bahaya kebakaran.

Limbah cair sisa hasil industri pelapisan logam yang mengandung zat-zat seperti tembaga, timbal, perak,khrom, arsen dan boron merupakan zat yang sangat beracun terhadap mikroorganisme. Jika meresap ke dalam tanah akan mengakibatkan kematian bagi mikroorganisme yang memiliki fungsi sangat penting terhadap kesuburan tanah.

Penggunaan pupuk yang terus menerus dalam pertanian akan merusak struktur tanah, yang menyebabkan kesuburan tanah berkurang dan tidak dapat ditanami jenis tanaman tertentu karena hara tanah semakin berkuran

Penggunaan pestisida bukan saja mematikan hama tanaman tetapi juga mikroorga-nisme yang berguna di dalam tanah. Padahal kesuburan tanah tergantung pada jumlah organisme di dalamnya. Selain itu penggunaan pestisida yang terus menerus akan mengakibatkan hama tanaman kebal terhadap pestisida tersebut.

Semoga Artikel dari kami Les privat Sidoarjo bermanfaat untuk anda!!

 

 

 

Tags: , ,

Trackback from your site.

Avicenna Education

Avicenna Education - Les Privat Sidoarjo

Leave a comment